Serba-serbi Pengamen

by adee 0

Pengamen merupakan sebutan untuk penyanyi jalanan yang kerap memberi hiburan di jalan, pusat-pusat keramaian, atau kendaraan umum. Berdasarkan sejarahnya, pengamen itu berasal dari Eropa loh. Dikenal sebagai street singer, penyanyi jalanan di Inggris mulai merebak di abad pertengahan. Bukan untuk meminta uang receh, namun untuk menyebarkan ajaran agama. Nah, di Indonesia—entah bagaimana awalnya—pengamen malah dijadikan profesi dan sumber penghasilan.

Dari sekian banyak pengamen, ada yang benar-benar menghibur, tapi banyak juga yang rasanya ingin dilempar sendal. Sebagian dari kita mungkin pernah bertanya-tanya, berapa ya uang yang harus diberikan ke pengamen-pengamen itu. Nah, biar nggak bingung, berikut ini kami kupas jenis-jenis pengamen, apa, dan berapa uang yang sebaiknya kita kasih ke mereka.

  • Pengamen nggak jelas dan nggak niat

Jenis pengamen ini biasanya sama sekali nggak menghibur. Nyanyiannya tanpa nada atau bahkan seperti orang menggumam. Terkadang mereka dibantu ‘krecekan’ yang dibuat dari tutup botol, atau botol plastik yang diisi beras/kerikil, biar berasa tamborin atau marakas gitu. Ada juga yang pakai gitar, tapi setemannya nggak pas. Dan yang lebih nggak kreatif lagi, ada juga yang cuma tepuk-tepuk tangan sambil mengiringi lagunya. Pengamen kayak begini enaknya dimaafin, maksudnya dikasih maaf alias didadahin aja.

  • Pengamen jadi-jadian

Yang nggak kalah absurd, ada pula pengamen yang tampangnya seram, bertato, terus bernyanyi ala kadarnya. Kadang dia malah nggak nyanyi sama sekali, cuma mengoceh dan ngasih tahu kalau dia baru keluar penjara. Modus begini juga ada versi anak-anaknya loh, hanya saja dia ngakunya belum makan dari kemarin .

Pengamen jadi-jadian ini sebenarnya cuma kamuflase preman dan pemeras kecil-kecilan. Jadi kalau kamu cukup berani dan tangguh, kasih tangan aja sambil minta maaf. Tapi kalau rada takut, kamu boleh ngasih mereka uang, tapi jangan terlalu banyak, seribu aja cukup. Sebaiknya jangan kasih koin yang lima ratusan, biasanya orang kayak begini suka agak ‘sensi.’ Bisa-bisa uangnya dilempar balik ke kamu.

  • Pengamen banci

Nah, ini nih yang rada unik. Sebagian pengamen jenis ini sebenarnya cukup menghibur, sayangnya penampilan dan gesturnya suka bikin kita pengen cepet-cepet ngasih duit dan kabur. Berapa aja deh, yang penting dia segera bilang “Makasih ya Oom, yuuuk.”

  • Pengamen mainstream

Kalau pengamen jenis ini adalah yang biasa kita temui, yang standar dan nggak aneh-aneh. Cuma bilang “Permisi..” terus langsung nyanyi. Bagus nggak, jelek juga nggak. Ya udah kasih aja Rp1.000,00 atau Rp2.000,00. Kasihan, dia juga mau cari nafkah.

  • Pengamen rombongan

Jenis pengamen kayak begini biasanya keroyokan, ada yang bawa gerobak dan alat musik dengan sound system yang bukan main cemprengnya. Biasanya lagu-lagu yang dibawakan bergenre dangdut atau tarling. Kamu bisa ngasih sekitar Rp1000,00 atau Rp2.000,00. Atau kalau mau request lagu, kasih agak banyak ya .

  • Pengamen mirip artis

Maksudnya mirip artis, pengamen ini memiliki kualitas yang lumayan, atau bahkan bagus banget sekelas Tulus atau seserak Cakra Khan. Untuk itu, jangan pelit-pelit ya ngasih uang ke pengamen bertalenta seperti ini. Kalau perlu kamu tawarin kontrak rekaman sekalian.

Itu tadi jenis-jenis pengamen dan perkiraan tarif yang bisa kamu kasih. Mana di antara mereka yang paling sering kamu temui?