Manfaat dan Kerugian Mencukur Bulu Kemaluan

by melani 0

Mencukur bulu kemaluan sampai saat ini masih menimbulkan kontroversi. Sebagian orang berpendapat bulu kemaluan harus dicukur agar bersih, sementara sebagian orang lainnya mencukur bulu kemaluan justru merugikan secara kesehatan. Sebenarnya manakah pendapat yang benar? Lalu apa saja manfaat dan kerugian mencukur bulu kemaluan? Mari simak ulasannya.

Dari kedua kelompok pendapat di atas, sebenarnya tidak ada yang salah, karena mencukur bulu kemaluan memang memiliki sisi manfaat. Tetapi jika dilakukan secara berlebihan dapat menimbulkan kerugian. Berikut beberapa manfaat mencukur bulu kemaluan:

1. Bersih

Rambut pubis atau bulu kemaluan pada hakikatnya memiliki fungsi yang baik bagi kesehatan organ genetalia. Bulu kemaluan memiliki fungsi sebagai barier agar bakteri dan kuman dari luar tidak mudah masuk ke dalam organ genetalia, tetapi jika bulu kemaluan ini dibiarkan terlalu lebat juga dapat menimbulkan masalah kesehatan. Mencukur bulu kemaluan dapat membuat organ genetalia lebih bersih. Cukur bulu kemaluan dengan cara merapikannya, bukan dengan mencukur habis semua bagiannya. Merapikan bulu kemaluan dapat menimbulkan efek nyaman. Jika organ genetalia bersih dan nyaman maka kita pun dapat beraktivitas dengan nyaman dan percaya diri.

2. Tidak Gatal

Bulu kemaluan yang terlalu lebat tentu tidak enak dipandang dan dapat menjadi sarang berkumpulnya kuman. Jika kuman yang berada di bulu kemaluan terlalu banyak, maka dapat timbul rasa gatal di sekitar area organ genetalia. Jika organ genetalia terasa gatal sepanjang waktu, maka dapat menimbulkan gangguan aktivitas. Mencukur bulu kemaluan secara benar dapat membuat organ genetalia menjadi nyaman dan tidak gatal. Cara mencukur bulu kemaluan yang benar adalah dengan mengurangi ketebalan dan mengurangi bagian kiri dan kanan serta atas dan bawah bulu disekitar organ genetalia, tanpa memangkas habis seluruh bulu yang ada.

3. Rapi

Mencukur bulu kemaluan dapat membuat rapi area organ genetalia. Bulu kemaluan yang tidak terlalu panjang dan lebat dapat meningkatkan rasa nyaman. Jangan biarkan bulu kemaluan rimbun seperti hutan, jika tidak ingin kuman bersarang di sana dan menimbulkan berbagai masalah kesehatan.

4. Estetika

Mencukur bulu kemaluan dengan berbagai model tertentu dapat memberikan estetika tersendiri. Beberapa model cukuran bulu kemaluan yang cukup banyak dicoba adalah bentuk V, A, dan persegi panjang vertikal maupul horizontal. Sebenarnya mencukur bulu kemaluan dengan merapikan bagian kanan dan kiri serta mengurangi ketebalan bulu sudah cukup membuat tampilan bulu kemaluan lebih indah dan rapi.

Di balik beberapa manfaat mencukur bulu kemaluan, ternyata jika dilakukan secara berlebihan dengan mencukur habis bulu kemaluan justru dapat menimbulkan kerugian. Mencukur bulu kemaluan secara keseluruhan alias “plontos” dapat menghilangkan fungsi penting dari bulu kemaluan itu sendiri, yaitu sebagai penghalang masuknya bakteri ke dalam organ genetalia. Jika bulu kemaluan dihilangkan tanpa sisa sama sekali, maka bakteri akan mudah masuk ke dalam organ genetalia, terutama pada wanita. Jika bakteri masuk ke dalam organ genetalia, maka dapat terjadi berbagai masalah kesehatan seperti keputihan dan infeksi saluran kemih. Mencukur bulu kemaluan sebaiknya dilakukan secara baik dan benar agar dapat memperoleh berbagai manfaat dan menghindarkan diri dari kerugian yang mungkin ditimbulkan dari proses pencukuran tersebut.

Demikian ulasan mengenai manfaat dan kerugian mencukur bulu kemaluan. Semoga bermanfaat dan tidak ada lagi salah kaprah dalam metode pencukuran bulu kemaluan. Ingat prinsipnya: rapikan, bukan habiskan!