trik ngeles Kalau Tiba-Tiba Kentut di Depan Calon Mertua

by adee 0

Bertemu dengan calon mertua pastinya membuat jantung berdebar dan panas dingin. Kamu pasti akan berusaha memberikan kesan terbaik agar dapat mengambil hati mereka dan akhirnya diizinkan mengajak anaknya nonton bioskop atau sekadar makan di food court. Tapi bagaimana jika di momen ‘jaim’ dan ingin tampil sempurna itu tiba-tiba kamu merasa mulas dan kelepasan kentut di depan mereka?

Nggak usah panik, ada beberapa trik jitu yang bisa kamu pelajari dalam menghadapi situasi “sial” seperti itu. Nih, disimak ya.

  1. Antisipasi

Cara paling aman untuk menghindari “ackward moment” ini adalah dengan mengantisipasinya semaksimal mungkin. Hidari mengonsumsi makanan yang dapat memicu gas berbau seperti ubi bakar atau telur rebus. Usahakan untuk buang air sebelum berangkat ke rumah camer, dan jangan sampai tidak buang air lebih dari dua hari karena bisa membuat bau kentut kamu jauh lebih dahsyat.

  1. Ngeles’

Kalau kentut kamu nggak bersuara, cuma berupa embusan angin hangat berbau amoniak, kamu punya sedikit kesempatan untuk berpikir dan memanfaatkan sumber daya yang ada di sekitar untuk “ngeles” dari tuduhan kentut tersebut. Camer pastinya memiliki waktu sepersekian detik untuk mengendus-endus dan menebak-nebak, bau busuk apakah yang barusan mereka hirup.

Kamu bisa mencuri start seakan-akan kamulah yang pertama kali menemukan bau kentut tersebut. “Hmmpff.. bau apa nih Om? Tante? Busuk banget… Ada tukang sampah lewat ya?” Atau “Om, barangkali ada yang lupa siram kamar mandi, baunya sampai ke sini.” Atau manfaatkan siapa saja yang ada di situ. Pas ada kucing, salahin aja kucing “Iih, kucingnya abis ee’ kayaknya, bau tai kucing (sambil tutup hidung).”

Lalu bagaimana kalau kentutnya bersuara kencang? Kamu bisa pura-pura kaget berlebihan sambil bilang “Astagfirullah aladziim.. ada petasan Om, siapa pula yang nyalain petasan siang-siang begini, jadi kaget saya, ckckckck…” Sedangkan kalau bunyi kentutnya kecil, kamu bisa segera mendorong meja/kursi yang ada di situ. Lakukan kamuflase biar disangkanya itu suara gesekan meja/kursi bukan suara kentut kamu.

  1. Jujur

Kalo udah ‘kegep’ banget dengan suara kentut yang menggelegar dan bau busuk yang nggak bisa ditutup-tutupi, ya udah apa boleh buat, jujur aja. Mengakulah dengan lapang dada, tunjukan pada mereka bahwa kamu berjiwa ksatria, “Tak ada gading yang tak retak Om, saya hanya manusia biasa yang juga bisa melilit perutnya, maafkan kalau barusan saya nggak bisa menahan kentut, mungkin klepnya agak longgar. Kamar mandinya di mana Om? (Terus kabur aja lewat jendela kamar mandi).

  1. Samarkan sebelum ketahuan

Kalau belum sampai kelepasan tapi kamu udah nggak tahan lagi, berusahalah untuk menyamarkan suara dan baunya. Pelajari prinsip peredam suara, cepatlah duduk di kursi busa berbahan kain, di bantal kursi, atau di karpet. Lalu keluarkan secara perlahan-lahan, tahan, biarkan dia keluar sedikit demi sedikit (usahakan jangan sampai keluar ampasnya). Lalu untuk meminimalisasi baunya, berusahalah untuk menahan napas sekuat mungkin, dan saat kamu mulai melepaskan kentut, segeralah menarik nafas dalam-dalam, telan, dan hirup semuanya tanpa sisa. Dengan begitu kamu bisa meredam suara serta baunya sekaligus. Aman!

Gimana menurut kamu tips dan trik di atas? Yakinlah kamu bisa melakukannya, teruslah berlatih dan selamat bertemu dengan calon mertua.